19 Jan 2024 Humas Post Dibaca 172 kali

Program Prevensi Kesehatan Mental Oleh Mahasiswa Program Studi Psikologi Unkhair

Program Prevensi Kesehatan Mental Oleh Mahasiswa Program Studi Psikologi Unkhair

Dalam rangka memenuhi tugas mata kuliah kesehatan mental yang diberikan oleh Ibu Amalia S.J Kahar, S.Psi., M.Psi., Psikolog selaku dosen pengampu mata kuliah, mahasiswa Program Studi Psikologi Universitas Khairun melaksanakan beberapa program prevensi kesehatan mental yang terbagi dalam program prevensi primer, sekunder, dan tersier.

Prevensi diartikan sebagai upaya secara sengaja yang dilakukan untuk mencegah terjadinya gangguan, kerusakan, atau kerugian bagi seseorang atau masyarakat yang dalam hal ini adalah gangguan kesehatan mental. Program yang dilaksanakan oleh mahasiswa Prodi Psikologi Unkhair diantaranya adalah pembuatan poster, pembagian leaflet disertai sosialisasi di Sekolah Menengah Atas, dan psikoedukasi di salah satu Panti Asuhan di Kota Ternate.

Program prevensi sekunder berupa sosialisasi dan pembagian leaflet sebagai media penyampaian dilaksanakan di SMA N 8 Kota Ternate pada Jumat, 19 Januari 2024 dengan judul kegiatan "Pencegahan Self Injury" yang secara khusus ditujukan pada remaja dan dewasa awal. Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk mengajak siswa/i SMA N 8 Kota Ternate agar lebih peduli terhadap kesehatan mental dan turut serta dalam perannya mencegah tindakan self injury yang merupakan perilaku menyakiti dan melukai diri sendiri secara sengaja sebagai dampak dari terganggunya kesehatan mental seseorang.

Sedangkan program prevensi tersier berupa psikoedukasi dilaksanakan pada hari Kamis, 18 Januari 2024 di Panti Asuhan Nurani Qalbi. Program yang dilaksanakan berjudul "Penanganan Dalam Menghadapi Krisis Identitas Pada Remaja". Kegiatan psikoedukasi ini bertujuan untuk memberi edukasi pada anak-anak di Panti Asuhan tersebut mengenai krisis identitas sebagai upaya dalam mengatasi dan menghadapi krisis identitas pada remaja. Selain pemberian materi mereka juga diberikan praktik untuk mengenal diri sendiri dan terapi afirmasi positif agar dapat lebih baik dalam mengenal dan menerima diri sendiri.Program-program ini diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat dan menjadi dorongan bagi mereka untuk lebih peduli terhadap kesehatan mental dan turut serta mencegah terjadinya gangguan kesehatan mental yang terjadi di masa yang akan dating.